Review The Face Shop Herb Day 365 Master Blending Cleansing Cream Acerola and Blueberry

Pertengahan Agustus kemarin aku dimintain tolong beli sabun muka buat Mas Andra, soalnya sabun muka dia udah abisbisbis ampe tube-nya dipenyok-penyokin buat ngeluarin isinya. Sebenernya ini kurang afdol soalnya tubenya gasampe digunting dan dikorekin isinya pake jari. Sabun muka yang biasa dipake Mas Andra tuh The Face Shop Herb Day 365 Master Blending Cleansing Foam Acerola. Selama pemakaian 2 taun ini dia udah ngabisin 3 tube dan gamau ganti sabun lain, gatau deh siapa yang awalnya rekomendasiin produk keluaran Korea ini ke dia. *eaa jealous lau Nad?

Setelah barangnya datang dan ku unboxing, aku sama sekali ga ada bad feeling apa-apa. Pokoknya hal aneh baru terjadi ketika Mas Andra lagi cuci muka terus ngeluh kalo sabunnya licin dan gak berbusa. Hmm kinda sus nih. Terus akhirnya kita baca tulisan ditubenya dan ternyata tube yang lama tulisannya cleansing foam, sedangkan yang kubeli tulisannya cleansing cream. Hhhh kesyeeeel salah beli.

Tapi walaupun salah beli, kita tetep pake The Face Shop Herb Day 365 Master Blending Cleansing Cream Acerola and Blueberry kok, soalnya di rumah cuma ada micellar water buat bersiin kotoran di wajah, yaa itung-itung biar bisa direview juga.

Packaging

The Face Shop Herb Day 365 Master Blending Cleansing Cream Acerola and Blueberry dikemas dalam tube plastik berwarna putih dengan tutup fliptop berwarna putih juga. Designnya simple dan gak norak sih, cuman ada gambar buah yang nunjukin variannya. Dari segi bentuk persis kayak tube facial foamnya, bedanya si facial foam tutupnya warna hijau tua (new packaging, dulu mah sama sama putih juga). Walaupun dari segi tutup lumayan aman, tapi dengan isi 170 ml ini lumayan gede dan kurang praktis untuk dibawa traveling.

Description

Mengutip dari official website mereka, The Face Shop Herb Day 365 Master Blending Cleansing Cream Acerola and Blueberry ini adalah oil-based cream cleanser yang cocok untuk kamu dengan kulit kering, atau sebagai first cleanser untuk mengangkat makeup dan sisa sunscreen. Cleansing cream ini mengandung bahan-bahan herbal dan ekstrak buah yang menutrisi kulit. Kandungan Acerola & Blueberrynya dapat membantu mencerahkan sambil membersihkan kulit kamu tanpa efek kering.

Berhubung kulitku normal cederung kering dan nggak acne prone, aku cukup cocok pakai cream cleanser ini. Sebenernya claim produknya sih for all skin types, tapi kalau misal kalian kulitnya acne prone aku saranin untuk lebih hati-hati aja soalnya cleanser jenis oil-based gini cenderung mudah menyumbat pori-pori kulit, takutnya malah break out.

Ingredients

Mineral Oil, Water, Cetyl Ethylhexanoate, Glycerine, Cetearyl Alcohol, Octyldodecanol, Glyceryl Stearate, PEG-100 Stearate, Polysorbate 60 Sorbitan Stearate, Caprylyl Glycol Dimethicone, Lilium Candidum Flower Extract, Aspalathus Linearis Extract, Salvia Officinalis (Sage) Leaf Extract, Borago OFficinalis Extrac Centaurea Cyanus Flower Extract, Anthemis Nobilis Flower Extract, Malphighia Punicifolia (Acerola) Fruit Extract, Vaccinium Angustifolium (Blueberry) Fruit Extract, Euterpe Oleracea Fruit Extract, Phylanthus Emblica Fruit Extract, Potassium Cocoyl Glycinate, Carbomer, Tromethamine, Trisodium EDTA, Butylene Glycol, Eclipta Prostrata Extract, Moringa Oleifera Seed Oil, Melia Azaorachta Leaf Extract, Parfum/Fragrance.

Untuk kalian yang kulitnya super sensitive, kalian coba check dulu ya apakah ada ingredients diatas yang sekiranya bisa jadi potential irritant bagi kulit kalian, kayak fragrance misalnya. Kulitku sih soalnya kulit badak, jadi so far dipakein apa aja masih aman.

How to use

Hal lain yang bikin aku ngeh kalo salah beli produk adalah cara pemakaian cleanser yang ada di belakang kemasan: dispense a sufficient amount and apply evenly over entire face. Massage until makeup dissolves and wipe with a tissue. Finish with foaming cleanser. Ini mah kayak bersihin muka viva milk cleanser, sih.

Tapi aku cukup menikmati proses membersihkan wajah pake cream cleanser ini, soalnya enak aja gitu mijet-mijet muka sambil ngerasain creamnya melt dimuka. Udah gitu dia gak sticky sama sekali dan gak ada wangi yang mengganggu, ya secara kandungan fragrancenya emang paling sedikit sih. Pas abis dibersihin pakai tissue pun langsung ga ada sensasi lengket, malah kayak abis pake moisturizer aja rasanya.

Conclusion

Setelah hampir satu bulan pemakaian (walaupun ga tiap hari pakai sih, hehehe) aku ga ngerasain ada efek negative apa-apa. Dia cukup oke buat bersiin muka kalau misal aku abis pakai makeup, soalnya kadang aku pakein micellar water lagi tuh kapasnya tetep bersih gitu. Tapi aku belum pernah nyobain gosok-gosok sisa mascara dan eyeliner pakai ini ya, lebih baik pakai yang khusus eye makeup remover aja. Tapi so far sih dia wanginya gak menyengat dihidung dan gak bikin mata pedes, jadi moment mijat-mijat mukanya bisa lebih lama dan lebih maksimal buat ngangkat kotoran dimuka.

Cleansing cream/oil-based cleanser emang biasanya relatif lebih mahal daripada micellar water/water-based cleanser. The Face Shop Herb Day 365 Master Blending Cleansing Cream Acerola and Blueberry dengan isi 170 ml harganya adalah Rp 110.000 (di ecommerce bisa lebih murah around 80-90ribu-an), sebenernya lumayan affordable ya karena abisnya bakal lumayan lama, kecuali kamu tiap hari makeup an tebel yang butuh berkali kali bersiin muka.

So, will I repurchase this product? Hmm maybe no. Sebenernya ini produknya enak beneran sih, but I think I’ll find a more affordable product on the market. Emak emak harus mulai berhemat cuy. Tapi aku tetep kasih dia rating ⭐⭐⭐⭐☆/⭐⭐⭐⭐⭐ for its cleansing ability, cause like what I’ve said, it’s just that good.

Segitu dulu ya review kali ini. Sampai ketemu direview selanjutnya ❤

OMG Ternyata Scarlett Whitening Collab Sama Song Joong Ki?!

Belakangan ini kalau mau cari tau berita apa yang lagi viral, pasti aku langsung check Twitter. Kalian pada gitu juga gaksih? Kayak beberapa waktu yang lalu pas Felicya Angelista ngidam pengen video call sama artis korea dan kesampean, beuh langsung deh pada heboh semua. Well, siapa sih yang gamau video call sama idola mereka?

Beberapa hari belakangan ini, following twitterku pada kompakan ngetweet hal yang sama yaitu tentang adanya brand lokal Indonesia yang bekerjasama dengan artis Korea. Wuiih siapa lagi nih? Siapa tau aku juga pakai produknya, lagian tau sendiri orang Indonesia kalo udah ada produk yang collab sama artis korea langsung pada bar-bar nyerbu barangnya dan auto sold out dimana-mana.

Daaaan ternyata, makin kesini yang bertebaran udah bukan lagi cuma tweet berisi tulisan doang cuy, tapi udah ada spoiler berupa screenshoot foto salah satu artis korea sambil pegang salah satu body care. Jujur sih ini aku familiar banget sama produknya karena emang udah aku pakai sejak lama, dan bahkan pernah aku review juga bulan kemarin. Kalian bisa baca reviewnya disini.

Yaaak betul, Scarlett Whitening collab sama artis korea cuuuuy! Wah gilaa produk lokal kesayanganku makin berkembang. Selain range produknya yang makin banyak, ternyata range pemasarannya pun makin luas juga. Perasaan baru kapan launching produk body care baru, terus launching toner baru, eh sekarang dah ada kejutan lagi dengan collab sama artis korea yang katanya bakal jadi star ambassadornya Scarlett Whitening.

Terus kira-kira siapa kah kira-kira artis koreanya? Nah ternyata artis korenya itu adalah Song Joong Ki, salah satu pemeran pria di drama korea berjudul Vinzenzo yang tayang di Netflix. Sok-sok tanya padahal dari judul tulisan ini juga udah ketauan gaksih apa brandnya dan siapa artis koreanya hahaha. Pantesan ya waktu itu Felicya Angelista sempet video call an segala, sekalian bahas collab ini juga kali yaaa selain karena emang beneran ngidam?

Jadi meskipun spoiler yang bertebaran cuma nampilin setengah wajah doang, tapi dari senyum dan bentuk tubuh doi aku yakin banyak yang udah pada bisa nebak sih. Bahkan nama Song Joong Ki dan Scarlett pun sempet masuk trending topic twitter karena banyak yang ngomongin soal ini. Pada excited sama collabnya jugaaaa kan?

Setelah aku scroll tweet-tweet yang ada, aku nemuin beberapa tweet lucu mulai dari yang khawatir kalau harga Scarlett bakal naik setelah Song Joong Ki jadi star ambassadornya, atau produk Scarlett bakal susah dicari. Cukup make sense sih, secara pasti lumayan mahal juga untuk bisa kerja sama dengan Song Joong Ki. Tapi dari sini, aku juga liat kalau Scarlett Whitening ini udah bener-bener jadi brand lokal yang berkembang pesat dan semakin strong karena udah bisa kerja sama dengan artis sekelas Song Joong Ki. Good job, Scarlett Whitening!

Kalo aku pribadi sih ya, dengan dipilihnya Song Joong Ki sebagai star ambassador Scarlett aku juga berharap kedepannya makin banyak cowok yang aware kalau pakai skincare itu penting, dan kalau rangkaian body care dan face care Scarlett itu bisa dipakai sama cowok atau pun cewek. Suamiku juga sebenernya suka pakai body scrub dan body lotionnya Scarlett sih. Tinggal nyuruh pakai face carenya aja yang masyaallah susah bun, ada aja alasannya. Kira-kira gimana ya bund untuk nyuruh suami biar rajin skincare-an? *lah malah curhat*

Jujur aku penasaran banget dengan bentuk collab yang akan dilakuin Scarlett kedepannya selain menjadikan Song Joong Ki sebagai star ambassadornya. Apakah akan ada varian baru lagi, special package specially curated by Song Joong Ki, special gift, atau special discount kah? Atau mungkin bakal ada sesi video call untuk pengguna setia Scarlett yang beruntung? *mulai halu* wkwkwk. Etapi kita mah dibonusin photocard Song Joong Ki juga udah kegirangan kok.

Btw siapa disini yang udah gasabar nunggu berita selanjutnya dari Scarlett Whitening? Sambil nunggu kelanjutan collabnya, sambil check out produk Scarlett aja yuk. Kalian bisa dapetin produk mereka di Shopee Official Scarlett Whitening atau bisa langsung cek official Instagram mereka di @scarlett_whitening. Kalian juga bisa pesen produk mereka via Whatsapp di 0877-0035-3000.

#ScarlettXSongJoongKi #GlowingWithScarlett #Scarlettwhitening #SeeTheBeautyInEverydayThings

My Journaling Activity in 2021

Haiiii! Kalau misal kalian follow Instagramku, kalian mungkin sering liat aku upload content seputar journaling; baik di story atau pun feeds. Pertama kali aku upload journalku tuh kayaknya awal 2017 deh, jaman masih pakai DIY notebook ala Midori gitu. Tahun 2018 sampai 2019 aku sempet on-off journaling karena mager sampai akhirnya beneran aktif lagi dengan cukup konsisten di pertengahan 2020 sampai sekarang.

Kali ini aku mau update lagi seputar journaling activity ku di tahun 2021 sekalian nunjukin beberapa printilan journaling yang aku pakai, dan juga sedikit cerita soal kelas, webinar, ataupun workshop journaling yang pernah aku ikutin. Loh ada webinar dan classnya? Ada dong! Kayaknya dimasa pandemi gini banyak banget gaksih online class dan webinar yang menarik bermunculan? Btw kalo ada yang punya info kelas menarik boleh banget share di comment section, siapa tau ada yang butuh.

Mungkin sebagian ada yang masih bertanya-tanya, journaling itu apaansih? Journaling itu pada dasarnya mirip mirip sama nulis diary. It’s an activity where you can pour your thoughts, feelings, emotions, whatnots into a writing in the hope that you can understand and process them better. Dan sama halnya kayak diary, journaling pun bisa dilakuin bebas kapan aja sesuka kamu. Mau diisi setiap hari, seminggu sekali, sebulan sekali juga gapapa. Intinya: bebas!

Aku pribadi ngisi journalku sesuai kebutuhanku, jadi isi tiap bulannya bisa beda konsepnya. Tiap akhir bulan aku selalu bikin monthly spread untuk diisi sama kegiatan bulan berikutnya. Punyaku sih isinya so far cuma jadwal webinar seputar kehamilan dan journaling, jadwal check up ke dokter atau puskesmas, yoga class, atau apa aja yang menurutku penting untuk diingat. Isinya juga cuma singkat aja, ga ada penjelasan yang detail karena emang spacenya juga terbatas. Biasanya cuma aku tulis “Webinar prenatal yoga 4pm via zoom with Gaia“. Kurang lebih kayak gini monthly speadku untuk bulan September, 1 halaman full untuk cover pagenya, dan halaman sebelahnya untuk tabel tanggalnya.

Selain monthly spread, kadang aku juga bikin weekly spread kalo aku lagi ngerasa minggu itu banyak yang harus aku notes, atau kalau misal aku lagi pengen tau gimana keadaan hatiku dengan nulis rutin tiap malam, even though itu cuma 1 sampai 3 kalimat pendek. Karena ini dibuat sesuai kebutuhanku, jadi dalam sebulan aku ga selalu bikin weekly spread tiap minggu, kadang cuma minggu pertama, kedua, pokoknya pretty much up to me. Bagiku ga ada keharusan untuk selalu nulis kalau emang dirasa lagi ga ada yang perlu ditulis.

Taun 2020 aku selalu bikin weekly spread tiap minggu, dan pada saat aku skip gak bikin template untuk 1 minggu, rasanya kek dah gagal gitu dalam journaling. Terus endingnya aku malah jadi berhenti journaling karena ngerasa “yah kelewat seminggu, dah gak oke nih journalku”. Hayoo siapa yang kayak gini juga? Padahal mah ya gapapa kali skip nulis seminggu, toh ga ada yang bakal nilai journal kita isinya kayak gimana. Dan alasan ini juga sih yang bikin banyak orang ragu untuk mulai journaling: takut gak bisa konsisten nulis, atau takut bosen ditengah jalan. Tapi ya gapapa sih, wajar, I’ve been through that phase as well, even a few times.

Terus apa yang aku lakukan? Jadi, setelah aku suka ikut journaling class atau webinar journaling dan dapet insight baru, I changed my journaling style. Yang awalnya pakai template yang harus diisi tiap hari dalam seminggu berubah jadi journal suka-suka. Even sisi virgoku yang ribet, banyak mikir, dan a little too perfectionist mulai bisa menerima kalau my journal is my very personal space dimana aku bisa bebas nulis apa aja dan kapan aja, tanpa harus mikirin sisi estetiknya, in fact it can be ugly too. Kadang aku nulis cerita setengah halaman, dan setengah halamannya aku isi dengan hiasan. Kadang aku isi dengan journaling challenge yang aku dapet dari grup komunitas journaling di telegram. Btw ngehias journal tuh bisa jadi cara untuk self-healing dan untuk mengasah kreatifitas juga. Well, even though my journal is not that pretty, I still like it ❤

Speaking of journaling class, pertama kali aku ikut tuh sekitar bulan Maret 2021. Waktu itu, salah satu temen Instagramku ngadain online workshop dan kebetulan materinya adalah Intentional Journaling yang diisi oleh kak Maya (@Lulana__) owner dari Soleluna Shop. Selain dapet materi, kita dapet journaling kit yang gemes untuk dipake pas sesi journaling bareng. Oiya buat yang penasaran, nama akun IG online workshopnya adalah @tumuci_, kalian bisa check langsung karena workshopnya macem-macem, gak cuma journaling doang. Dan untuk kak Maya, dia juga suka ngadain journaling class dan journaling session baik yang gratis ataupun berbayar. Aku juga join Community Lulana Life punya kak Maya di telegram, biar nambah temen untuk share seputar per-journaling-an juga. Ini lumayan banget untuk nambah motivasi dalam journaling.

Selain join komunitas journaling, hal yang bikin semangat dalam journaling adalah printilan yang gemes a.k.a colorful brushpens, cute stickers, washitapes, various kind of papers etc. Benda-benda ini yang biasanya aku pakai untuk ngehias journalku. Aku biasanya beli di shopee, random aja sih beli di store manapun yang penting ongkirnya gak mehong atau free ongkir. Kalian bisa juga check shopeenya Soleluna Studio karena kak Maya juga jual notebook, sticker lucu, healing tea, dll. Aku sih penasaran banget sama notebooknya soalnya kertasnya tuh HVS 160 gsm, lebih tebel dari notebook pada umumnya.

Gemees kan yaaa printilannya? Tapiii, perlu kalian notes bahwa benda-benda ini adalah penunjang journaling yang seharusnya membantu kamu dalam ngehias journalmu, bukannya malah ngeribetin dan bikin kamu ngerasa terbebani untuk ngehias journal in certain way dengan benda tersebut. Banyak kok yang journalnya polosan, cuma ditempel sticker kecil kecil, atau cuma pake brushpen untuk hand lettering atau gambar hiasan. Carilah journaling style yang bikin kamu nyaman. Sok iye banget gak sih advicenya? Hahaha padahal mah dulu aku juga kayak gini, ribet ama hiasan terus jadi mager nulis, atau kalau pas hiasannya jelek jadi ilang moodnya. Sekarang sih alhamdulillah dah gak gitu sejak menerapkan mindset our journal can be ugly.

Btw sekarang aku pakai 2 notebook; 1 untuk journaling biasa, dan 1 lagi pregnancy journal specially dedicated to mochi (panggilan kesayangan untuk janin di dalam perutku hihihi) untuk nulis hal yang terjadi di masa kehamilanku. Notebook yang ku pakai dua duanya A5 dan dotted ya, soalnya aku kurang suka yang ruled ataupun polos. Notebook yang hitam merknya bukuqu dan jenis kertasnya HVS 100 gsm jadi enak kalo ditempel sticker, sedangkan yang coklat dari leonpaperworks dengan kertas bookpaper 72 gsm, jadi kurang tebel untuk ditempel sticker apalagi kalau nempelnya pakai lem, tapi overall masih enak kok untuk nulis.

Yang hitam untuk journal hiasa, yang coklat untuk mochi

Buat temen-temen yang mau mulai journaling, especially yang udah nyiapin buku dan printilannya, semoga kalian bisa segera mulai ya. Mungkin kalian bisa coba pakai journaling prompts sebagai pancingan tulisan kalian. Coba deh check pinterest juga, banyak banget insponya. Kalian juga bisa ceritain kegiatan atau perasaan kalian dihari itu selayaknya diary kalian jaman SD dulu, well that’s pretty much what I’ve been doing up until now. Malah kadang aku cuma nulis quote bagus yang ku temuin di Instagram, as a reminder aja gitu.

Semoga tulisanku kali ini cukup membantu temen-temen yang penasaran akan journaling, ya. Atau kalau ada yang suka journaling juga, boleh banget share pengalamannya di comment section, siapa tau menambah insight untukku dan yang lainnya. I would always love to learn anything from anyone!

See you on the next post 💕

Tetap Glowing Saat Hamil dengan Rangkaian Skincare Scarlett Whitening Brightly Ever After

Wiih udah lama banget nih sejak terakhir kali aku share soal skincare routineku disini. Apakah aku masih pakai produk yang sama? Hmmm seiring berjalannya waktu ⁠—alias makin jompo, kondisi kulitku pasti berubah, jadi rangkaian skincareku pun udah ngga lagi sama. Kulitku sih sebenernya tipenya normal to dry dan jarang banget jerawatan. Tapiiii, setengah taun belakangan ini sejak aku hamil kondisi kulitku mulai berubah jadi lebih kering, kusam, dan kasar. Pokoknya ga banget deh. Huhu ga ngalamin yang namanya pregnancy glow, nih.

Berhubung ibu hamil gaboleh sembarangan pakai skincare, akhirnya  pas udah memasuki trimester kedua aku mulai cari cari skincare yang udah banyak direview positive sama orang-orang tapi masih aman untuk bumil. Dan akhirnya pilihanku jatuh ke rangkaian skincare dari Scarlett Whitening. Varian yang aku pilih disini adalah Scarlett Brightly Ever After. Aku pakai rangkaian lengkap skincare mereka mulai dari facial wash, serum, day cream, dan juga night creamnya. Aku review satu per satu produknya deh yaaa. Siapa tau berguna untuk bumil diluar sana yang mau tetep glowing. Oiya btw aku mulai pakai skincare setelah memasuki kehamilan trimester kedua ya, biar lebih aman soalnya trimester pertama masih rawan, bun. Lagian produk ini memang dianjurkan dipakai saat udah memasuki trimester kedua.

Scarlett Brightening Facial Wash

Pertama kali liat packaging Scarlett Brightening Facial Wash, aku langsung gemes sendiri sama botolnya. Dia tuh botolnya transparan gitu, dan kalian bisa langsung liat isi produk di dalamnya. Nah yang menarik adalah, tekstur face washnya tuh ga cuma cairan bening gitu, tapi dia ada butiran glitter warna merah dan ada rose petalsnya. Nah rose petals ini ga cuma sebagai hiasan ala ala doang loh yaa, dia tuh bermanfaat untuk menyegarkan kulit wajah.

Berhubung kulitku normal cenderung kering, aku agak menghindari banget sabun muka yang banyak busanya. Thankfully, facial washnya Scarlett ini tipikal yang gabegitu berbusa, dan setelah dibilas ga ninggalin efek keset sama sekali. Malahan, kulitku jadi lembab setelah cuci muka pakai face wash ini. No wonder sih, soalnya Scarlett Facial Wash ini mengandung glutathione, Vitamin E, dan juga aloe vera yang berfungsi untuk melembabkan, meningkatkan elastisitas kulit, mencerahkan kulit, dan juga menenangkan kulit.

Scarlett Brightly Ever After Serum

Step selanjutnya yang biasa aku lakuin setelah cuci muka adalah memakai Scarlett Brightly Ever After Serum. Serum ini dikemas dalam botol kaca doff berwarna pink. Kemasannya praktis dan mini gitu dengan isi 15 ml, jadi cukup travel friendly sih. Udah gitu harganya juga affordable, yakni Rp 75.000. Kalian juga gaperlu khawatir karena serum ini sudah terdaftar di BPOM, bebas merkuri dan hydroquinon, non-alkohol, fragrance free, dan juga cruelty free.

Scarlett Brightly Ever After Serum mempunyai konsistensi yang cair dan warnanya putih keruh, bukan yang bening gitu. Serum ini lumayan cepat meresapnya dan ga bikin kulit lengket juga. Yayyyy me likeyyyy! Dari segi wangi, bagiku sih gak menyengat yaa.

Setelah lebih dari 2 mingguan nyobain, efek yang aku rasain adalah kulitku jadi lebih cerah, lembab, dan noda bekas jerawat lebih tersamarkan. Ini semua berkat active ingredients yang ada yakni phyto whitening, Glutathione, Vitamin C, Niacinamide, dan lavender water.  Untuk hasil optimal, aku pakai serum ini dirangkaian skincare pagi dan malam.

Scarlett Brightly Ever After Day Cream

Rangkaian skincarenya belum selesei ya bund. Selanjutnya aku pakai day creamnya alias krim pagi. Scarlett Brightly Ever After Day Cream ini juga mempunyai kemasan bernuansa pink. Kemasannya berupa jar berbahan kaca doff (eh atau plastik tebel gitu ya?), mirip kayak bahan botol serumnya. Day cream ini juga travel friendly dengan isi 20 gram dan harga Rp 75.000.

Scarlett Brightly Ever After Day Cream ini termasuk light dan agak encer sih kalo bagiku. Jadi setelah diaplikasiin juga lumayan cepet meresap dan gak lengket. Ini point plus sih buat kalian yang mau pakai make up setelahnya, jadi gak berat gitu rasanya kalo mau ditimpa make up diatasnya.

Sesuai dengan klaimnya, efek dari pemakaian day cream ini dikulitku adalah melembabkan dan mencerahkan kulit wajah, sekalian nge-seal lapisan serum yang tadi udah ku aplikasiin duluan. Semua manfaat itu ga lepas dari peran penting kandungan yang ada di daycream ini, yakni Glutathione, Rainbow Algae,  Rosehip Oil, Poreaway, Triceramide, dan Aqua Peptide Glow. Seluruh kandungan ini bermanfaat untuk mencerahkan warna kulit, menyamarkan pori-pori, melembabkan, dan meningkatkan hidrasi kulit.

Scarlett Brightly Ever After Night Cream

Untuk malam harinya, aku pakai rangkaian yang sama kayak yang aku sebutin tapi day creamnya diganti sama night cream. Night cream ini teksturnya lebih tebel dibanding yang day cream, tapi masih tergolong ringan dan gak lengket sih. Jadi masih tergolong nyaman untuk dibawa tidur. Untuk kemasannya sih mirip-mirip sama yang day cream yaa.

Efek dari penggunaan Scarlett Brightly Ever After Night Cream yang paling aku suka adalah mukaku jadi kerasa lebih glowing dan lembab pas bangun tidur. Jadi berasa cantiqq gitu wkwkwk. Emang nampol sih yaa kandungan-kandungan dari night cream ini. Oiya btw ini kandungannya mirip-mirip sama day creamnya, cuma ada beberapa tambahan ingredients yakni Glutathione, Niacinamide, Natural Vit C, Hexapeptide-8, Poreaway, Green Caviar, dan Aqua Peptide Glow. Seluruh kandungan tersebut bermanfaat untuk mencerahkan warna kulit, menyamarkan pori-pori, melembabkan, mengurangi kerutan dikulit, dan mencegah dehidrasi. Dengan semua manfaat tersebut, jangan pada males skincarean malem-malem yaaak! *ngomong sama diri sendiri*

Verdict

Dengan semua manfaat yang udah aku rasain, aku sih cukup puas sama hasil yang aku dapetin. Dari sisi harga pun cukup affordable juga, dan so far ga ada efek negative yang aku rasain dikulitku.

Where To Buy

Buat yang mau nyobai varian Scarlett Brightly Ever After, kalian bisa dapetin produk mereka di Shopee Official Scarlett Whitening atau bisa langsung cek Instagram mereka di @scarlett_whitening. Kalian juga bisa pesen via Whatsapp di 0877-0035-3000

Okay that’s all, semoga review kali ini cukup membantu kalian yang lagi mau nyobain varian Scarlett Brightly Ever After, ya. And if there’s anything you want to ask, don’t hesitate to leave a comment below.

Review Produk Terbaru Scarlett Whitening Body Care

Haloo! Yaampun udah lama banget ga nulis di blog ini. Apa kabar kalian? Pandemi bikin aku gapunya kegiatan outdoor yang menarik buat dibahas, nih. It’s even safe to say that 95% waktuku dihabisin di rumah doang untuk beberes, makan, gegoleran, journaling, nungguin suami pulang *eeeh apa? apaaa??? suami? hahaha* dan juga merawat badan tentunya hehehe lumayan kan mumpung kulit lagi ga sering kena paparan sinar matahari (kecuali waktu berjemur) dan polusi, jadi kita bisa ngerawat kulit dengan optimal.

Kali ini aku mau bahas salah satu produk yang aku gunakan selama berdiam di rumah, yakni Scarlett Whitening. Sebenarnya aku udah lama banget sih pakai rangkaian produk Scarlett. Secara ya mereka banyak banget yang pakai dan influencer di Instagram pun pada pakai juga, jadi aku ikut teracuni gitu. Bahkan diseserahan nikahanku February lalu pun aku masukin produk di dalamnya, sekalian nyetok gitu wkwkwk.

Scarlett Whitening Body Care juga punya banyak varian. Bahkan tiap repuchase aku suka coba varian lainnya karena penasaran sama wanginya. So far, selalu amaze sih sama wanginya! Nah sekarang aku mau review varian terbaru dari rangkaian body care mereka yaitu Scarlett Body Scrub Coffee, Scarlett Brightening Shower Scrub Coffee, dan Scarlett Fragrance Body Lotion Jolly. Kalian pasti udah sering liat varian baru ini di Instagram kalian kan?

Varian terbaru dari rangkaian Scarlett Body Care

Sebelum masuk ke review per produknya, aku mau infoin juga kalo produk bodycare dari Scarlett Whitening ini udah registered by BPOM RInot tested on animals, dan udah dapat sertifikat halal dari MUI. Selain itu, produk mereka juga aman dipakai oleh ibu hamil dan menyusui loh! Tapi kalau kalian masih ragu, silahkan konsultasikan dulu ke dokter kandungan masing-masing ya! Aku sih sampai sekarang lagi hamil 6 bulan pun masih terus pakai produk mereka.

Scarlett Body Scrub Coffee

Scarlett Body Scrub Coffee

Kalian masih inget aroma coffee yang kecium kalo masuk ke mall gak sih? Nah Scarlett Body Scrub Coffee ini wanginya mirip kayak gitu. Pokoknya kayak aroma coffee yang enak, manis, tapi ngga bikin eneg. Selain wanginya yang enak, kandungan didalamnya juga bagus buat kulit, yakni Glutathione dan Vit E yang bermanfaat untuk membantu mengangkat sel-sel kulit mati, mengembalikan kelembaban kulit, mencerahkan kulit, melancarkan peredaran aliran darah, sebagai sarana untuk rileksasi tubuh, membantu meregenerasi kulit setelah eksfoliasi, dan meningkatkan kadar hidrasi yang dibutuhkan kulit tubuh.

Dari segi packaging, Scarlett Body Scrub Coffee ini mirip sama varian lain sih, cuman ini jarnya warna coklat transparan. Ketika tutupnya dibuka, terdapat segel yang menandakan kalau produk masih baru. Dengan harga 75ribu untuk isi 250 gram, ini termasuk affordable banget sih untuk isi sebanyak ini.

Dari segi tekstur, dia cukup creamy dan bulir scrubnya juga tergolong halus, jadi nggak harsh buat kulit. Warna scrubnya sendiri agak kecoklatan, beneran kayak bulir coffee gitu. Aku pake body scrub ini nggak tiap hari ya, tapi 2 hari sekali aja. Itu udah cukup untuk bikin kulit kalian jadi halus dan nggak kasar lagi. Untuk hasil cerah yang permanen, kalian bisa gunakan Scarlett Body Scrub ini secara teratur dan konsisten.

Scarlett Brightening Shower Scrub Coffee

Scarlett Brightening Shower Scrub Coffee

Setelah pakai body scrubnya, aku lanjut pakai Scarlett Brightening Shower Scrub Coffee. Ibaratnya double cleansing badan setelah pakai body scrubnya gitu. Wangi kopinya juga enak dan relaxing banget. Kadungan dari Scarlett Brightening Shower Scrub Coffee yakni Glutathione + Vitamin E + Beads yang bermanfaat untuk membantu memaksimalkan saat membersihkan tubuh, mengangkat sel-sel kulit mati pada kulit tubuh, membuat kulit jadi lebih halus setelah eksfoliasi, membantu mengembalikkan kelembaban kulit, dan membantu mencerahkan kulit tubuh.

Untuk packagingnya, mereka pakai botol transparan dengan tutup fliptop, jadi kalian bisa liat dengan jelas produk didalamnya. Pada bagian belakang botol tercantum keterangan produk, cara pemakaian, kode produksi dan ingredientsnya. Dengan isi 300 ml dan harga 75ribu, produk ini lumayan awet loh walaupun dipakai setiap hari. Apalagi kalo mandinya pakai shower puff, pakai sedikit aja busanya bisa jadi banyak.

Tekstur Scarlett Brightening Shower Scrub ini kental dan berwarna coklat dan terdapat buliran scrub berwarna-warni. Bulir scrubnya juga masih mild, jadi nggak melukai kulit. Dan karena ini sama aja kayak sabun mandi, jadi aman-aman aja kalau dipakai setiap hari.

Tekstur Scarlett Brightening Shower Scrub Coffee

Yang aku suka dari shower scrub ini adalah setelah dibilas dia ngga begitu licin di kulit, jadi gampang dibilasnya. Setelah ngeringin badanpun kulit tetep terasa lembab dan halus. Overall, aku suka banget sama shower scrub ini karena wanginya enak dan tahan lama.

Scarlett Fragrance Brightening Body Lotion Jolly

Dari semua produk baru Scarlett, lotion varian Jolly ini adalah yang pertama aku beli. Pas varian ini launching, aku langsung penasaran banget karena wanginya terinspirasi dari wangi parfum mahal yakni YSL yang Black Opium. Setelah aku cobain emang bener sih wanginya enak bangeeett. Kandungan dari Scarlett Fragrance Brightening Body Lotion Jolly ini yakni Glutathione + Vitamin E + Kojic Acid + Niacinamide yang bermanfaat untuk membantu mengembalikan kelembaban kulit, membantu mecerahkan kulit, dan menyegarkan dan memberi keharuman tahan lama.

Scarlett Fragrance Brightening Body Lotion Jolly

Packaging Scarlett Body Lotion ini berupa botol pump. Botolnya sendiri juga aman karena ada lock-unlocknya, jadi gabakal takut tumpah, bocor, atau kepencet. Selain itu, pumpnya juga dilengkapi dengan klip segel yang bisa digunakan sebagai pengunci pumpnya biar lebih aman untuk dibawa kemana-mana. Dengan harga 75ribu dan isi 300 ml, lotion ini beneran seawet itu sih. Aku udah cobain dari beberapa bulan yang lalu pun masih ga abis-abis. Kapan lagi kan yaa bisa ngerasain pakai lotion dengan aroma parfum mahal dengan harga yang terjangkau.

Tekstur Scarlett Fragrance Brightening Body Lotion Jolly ini termasuk thick, mirip whipcream tapi gak lengket, dan cepat meresap di kulit. Lotion ini lumayan instant dalam mencerahkan, tapi gak kayak lotion abal-abal ya. Cerahnya masih natural dan gak bikin jadi abu-abu. So far aku masih nyetok 2 lotion Jolly dan 1 lotion Charming, masih aman lah ya stockku~~~

Verdict

Dari ketiga produk barunya, aku suka banget sama semuanya, gak ada minusnya sih bagiku dari segi kualitas produknya. Body scrubnya enak banget, shower scrubnya juga enak. Lotionnya juga juara. Repurchase? Yes! Kudu banget selalu ada stock Scarlett di rumah.

Where to Buy 

Produk Scarlett ini gampang kalian dapetin. Di Toko kosmetik di kota kalian juga pasti udah ada. Kalau mau beli online bisa langsung check online store @scarlett_whitening, atau order melalui whatsapp di nomer 087700163000 atau dm instagram @scarlett_whitening.

Ada yang udah cobain juga? Atau malah masih maju mundur buat cobain? Yuk yuk langsung check online storenya siapa tau ada diskon menarik!